Showing posts with label SOAL-SOAL FISIKA RADIODIAGNOSTIK. Show all posts
Showing posts with label SOAL-SOAL FISIKA RADIODIAGNOSTIK. Show all posts

Tuesday, 5 March 2013

SOAL-SOAL FISIKA RADIODIAGNOSTIK

SOAL-SOAL FISIKA RADIODIAGNOSTIK

  
44. Pemeriksaan rutin thorax dilakukan dengan kondisi 180 FFD, 10 mAs, 70 kVp. Jika jaraknya diturunkan menjadi 140 cm berapa mAs yang dipakai bila kualitas radiografi yang diinginkan adalah sama :

  1. 16 mAs
  2. 12 mAs
  3. 9 mAs
  4. 10 mAs
  5. 6 mAs
45. Keboleh jadian Radiasi hambur yang terjadi pada saat radiasi sinar-x mengenai tubuh pasien pada daerah radiografi adalah model radiasi hambur :
  1. Karakteristik
  2. Bremstrahlung
  3. Compton
  4. Elastis
  5. Produksi pasangan
46. Apabila struktur obyek pemeriksaan radiografi memiliki kerapatan bahan yang tinggi maka atenuasi sinar-x akan semakin :
  1. Menuju puncak arus
  2. Rata/merata
  3. Menurun tajam
  4. Tinggi/besar
  5. Menuju puncak ketegangan
47. Tebal bahan yang menyebabkan pengurangan besar paparan radiasi menjadi setengah dari nilai paparan  semula dikenal dengan istilah :
  1. HVT
  2. Anihilisasi
  3. Waktu paruh
  4. TVL
  5. HVL
48. Distribusi dari intensitas radiasi berkas sinar-x yang keluar dari tabung adalah tidak merata hal ini disebabkan karena :
  1. Bentuk geometri target yang rata
  2. Bentuk geometri target yang membentuk sudut
  3. Adanya penyerapan radiasi oleh anoda itu sendiri
  4. Bentuk geometri  filament
  5. Semua jawaban benar
49. Distribusi dari intensitas radiasi berkas sinar-x yang keluar dari tabung adalah tidak merata keadaan ini disebut :
  1. Aktual focus
  2. Line focus type
  3. Geometrik unsharpnes
  4. Stroboscopic efek
  5. Hell Efek
50. Pada pemeriksaan radiografi tulang digunaan focus kecil hal ini diperlukan untuk:
  1. Meningkankan penumbra
  2. Meningkatkan contras gambar
  3. Meningkatkan densitas gambar
  4. Meningkatkan detail gambar
  5. Mengurangi dosis pasen
51. Pemakaian focus besar akan memungkinkan terjadinya  :
  1. Peningkatan luas daerah umbra
  2. Peningatan luas daerah penumbra
  3. Peningkatan luas daerah umbra dan pengurangan luas daerah penumbra
  4. Pingkatan luas daerah penumbra dan pengecilan daerah umbra
  5. Peningkatan daerah umbra dan penumbra.
52. Luas lapangan penyinaran pada teknik radiografi sangat menentukan kualitas gambar oleh sebab itu luas lapangan penyinaran diatur sedemikian rupa sehingga  
  1. Luas lapangan penyinaran  diatur seluas obyek yang diperiksa
  2. Luas lapangan penyinaran diatur tidak melebihi luas casstte
  3. Luas lapangan sesuai dengan luas diafragma
  4. Lampu penunjuk luas lapangan harus menyala
  5. Lebih baik menggunakan colimator yang berbetuk selinder. 
53. Film radiografi memiliki sensitifitas terhadap cahaya tampak, oleh sebab itu digunakan tabir penguat yang disebut Intensifying Screen, intensitas cahaya tampak yang dipancarkan oleh intensifying screen sebanding dengan :
  1. Kualitas radiasi sinar-x
  2. Intensitas radiasi sinar-x
  3. Bentuk geometri kristal pembentuk Intensifying screen
  4. Jenis intensifying screen
  5. Banyaknya radiasi sinar-x yang diserap oleh bahan pembentuk intensifying screen
54. Film radiografi mempunyai kurva yang sangat spesifik, kurva tersebut dinamakan:
  1. Kurva karakteristik
  2. Kurva hystogram
  3. Kurva diagram pencar
  4. Kurva desintegrasi
  5. Kurva Hard and Derefile
55. Kurva tersebut meggambarkan hubungan antara :
  1. Densitas dengan nilai eksposure
  2. Kontras dengan nilai eksposure
  3. Densitas dengan kontras
  4. Kontras dengan gamma film
  5. Nilai Fog film dengan intensitas radiasi
56. Daerah yang menunjukan nilai densitas yang diakibatkan bukan oleh radiasi disebut daerah :
  1. Toe
  2. Shoulder
  3. Straight line
  4. Solarisasi
  5. Fog
57. Daerah yang menunjukan awal  meningkatnya densitas disebut :
  1. Toe
  2. Shoulder
  3. Straight line
  4. Solarisasi
  5. Fog
58. Sedangkan daerah radiografi ditunjukan oleh daearah :
  1. Toe
  2. Shoulder
  3. Straight line
  4. Solarisasi
  5. Fog
59. Panjangnya rentang daerah radiografi pada kurva disebut dengan :
a.      Gamma Film
b.      Latitude film
c.      Kontras film
d.      Sensitivitas film
e.      Daerah solarisasi
60. Sedangkan daerah solarisasi adalah daerah yang menunjukan :
a.      Peningkatan nilai eksposure  disertai peningkatan Densitas film
b.      Peningatan nilai densitas disertai peningkatan kontras
c.      Peningkatan nilai eksposure dengan nilai densitas yang tetap
d.      Peningkatan nilai densitas dengan kontras yang tetap
e.      Peningkatan Gamma film
61. Daerah solarisasi ini terjadi dikarenakan :
  1. Jumlah kristal AgBr pada emulsi sangat terbatas.
  2. Jumlah kristal AgBr pada emulsi yang terionisasi sangat sedikit
  3. Tidak ada lagi deposit kristal AgBr pada emulsi film yang akan terionisasi
  4. Daya ikat emulsi terhadap kristal AgBr terlalu kuat
  5. Bentuk geometri kristal Ag Bri dalam emulsi sangat besar.
62. Dikatakan film A lebih sensitif dibadingkan dengan film radiografi B apabila Nilai Densitas Film A lebih besar dibandingkan dengan nilai densitas film B
  1. Nilai densitas Film B lebih besar dibandingkan dengan nilai densitas film B
  2. Nilai eksposure yang diterima film A lebih kecil dibandingkan dengan yan diterima film B
  3. Nilai eksposure yang diterima film A lebih besar dibandingkan dengan yan diterima film B
  4. Nilai densitas film A dan B sama tetapi nilai eksposure yang diterima film A lebih kecil daripada film B.
63. Selain mengurangi dosis pasen pemakaian kontak film screen mampu meningkatkan kualitas gambar, untuk gambaran yang membutuhkan detail yang tinggi dipakai kontak film screen dengan jenis :
  1. Fast Screen
  2. Medium
  3. Low Screen
  4. Sow Scrren
  5. Rare earth
64. Pemakaian Intensifying screen pada dasarnya juga menimbulkan ketidak tajaman gambar, ketidak tajaman gambar akibat pemakaian screen disebut :
  1. Geometrik unsharpness
  2. Movement unsharpness
  3. Motle unsharpness
  4. Unsharpnes radiografi
  5. Unsharpnes paralaks
65. Kekaburan gambar radiografi yang sering terjadi, dan akibatnya mudah diamati adalah :
  1. Geometrik unsharpness
  2. Movement unsharpness
  3. Motle unsharpness
  4. Unsharpnes radiografi
  5. Unsharpnes paralaks
66. Alat bantu radiografi yang digunakan untuk menyerap radiasi hambur tidak sampai ke film dan meningkatkan kontras gambar adalah :
  1. Filter
  2. Intesifiying screen
  3. Grid
  4. High Speed Film
  5. Kolimator
67. Yang dimaksud dengan Ratio Grid adalah perbandingan antra :
  1. Tinggi interspace dengan tinggi leads strip
  2. Tinggi interspace dengan jarak anatara lead stripe
  3. Tinggi lead stripe dengan tinggi inter space
  4. Tinggi lead stripe dengan jarak interspace
  5. Semua pernyataan diatas salah
68. Perbedaan nilai atenuasi bahan akan mempengaruhi kontars gambar, dan kontars dapat dinilai secara subyektif karena merupakan :
  1. Hasil pengukuran
  2. Hasil perhitungan
  3. Hasil penglihatan mata pengamat
  4. Hasil penilaian gambar yang dihasilkan
  5. Hasil pengukuran dan perhitungan.
69. Perbedaan atenuasi bahan mempengaruhi gambaran radiografi pada bahan dengan nilai atenuasi yang besar maka gambaran radiografi akan semakin;
    1. Radiolusen
    2. Radio opaque
    3. Radiosensitip
    4. Radioresponsif
    5. Radiodensitas
70. Penggunaan Intensifying screen (tabir penguat) yang digunakan pada prosedur radiografi pada dasarnya akan meningkatkan :
  1. Dosis
  2. Waktu eksposure
  3. Latitude
  4. Kontras
  5. Densitas
71. Obyek yang akan dilakukan pemeriksaan radiografi harus menempel dan sejajar  film hal ini dibuat agar :
  1. Mengurang Distorsi dan magnifikasi
  2. Mengurangi sinar hambur sampai ke film
  3. Meningatkan densitas gambaran
  4. Meningkatkan kontras gambar
  5. Meningkatkan detail gambar
72. Jarak Fokus film sesuatu hal yang penting, keadaan tersebut terutama dilakukan pada teknik Makroradiografi, maksud teknik ini adalah :
  1. Menghitung pembesaran gambar
  2. Pembesaran gambar yang nilainya sudah ditetapkan sebelum dibuat gambar
  3. Pembesaran gambar yang dapat dihitung pada hasil gambar
  4. Pembesaran gambar yang dikehendaki
  5. Semua pernyataan diatas salah
73. Keuntungan penggunaan tabung anoda putar dibandingkan dengan penggunaan tabung anoda diam adalah :
  1. Cakupan penyinarannya lebih luas
  2. Kapasitas tabungnya lebih besar
  3. Peningkatan kontras
  4. Tube rating chart tinggi
  5. Biaya operasinya lebih murah

SOAL-SOAL FISIKA RADIODIAGNOSTIK



SOAL FISIKA RADIODIAGOSTIK
JAWABLAH DENGAN URAIAN YANG BENAR DAN JELAS !
  1. Produksi Sinar-X :
    1. Jelaskan proses produksi Sinar-X Bremstrahlung dan Sinar-X Karakteristik secara benar ! (6 poin)
    2. Sebutkan 10 sifat Sinar-X ! (4 poin)
  2. Interaksi photon dengan bahan :
    1. Jelaskan dengan disertai gambar secara skematik 6 (enam) proses interaksi photon dengan bahan ! (6 poin)
    2. Jenis interaksi mana yang kemungkinannya paling banyak terjadi dalam rentang energi diagnostik ? mengapa demikian! (4 poin)
  3. Hitunglah panjang gelombang dan frekuensi suatu berkas foton :
    1. pada Energi = 30 KeV (4 poin)
    2. pada Energi = 90 KeV (4 poin)
    3. apa yang dapat disimpulkan dari hasil hitungan Saudara ? (2 poin)
 (h = 6.61 x 10-34 jolules.sec, 1 ev = 1.6 x 10-19 joules)
      4. Pada pemakaian faktor eksposi 70kV 15mAs dan 25kV 3mAs:
      a. hitunglah perkiraan kecepatan elektron proyektil menumbuk target pada pemakaian 
          faktor eksposi diatas! (3 poin)
                  b. sebutkan dan jelaskan faktor yang mempengaruhi kecepatan elektron proyektil ! (5 
                      poin)
                  c. Apakah pemakaian faktor eksposi di atas dapat digunakan untuk pemeriksaan       
                      radiografi kepala ? Mengapa demikian ? (2 poin)
             (me = 9 x 10-31 kg, c = 3 x 108 m/s)

SOAL-SOAL FISIKA RADIODIAGNOSTIK



91.  Energi foton yang disaring oleh filter yang digunakan pada radiodiagnostik agar tidak mencapai pasien adalah :
  1. Sinar-X
  2. Foton energi rendah
  3. Bremstrahlung
  4. Elektron recoll
  5. Sinar energi tinggi
92.  Alat bantu radiografi yang digunakan untuk menyerap radiasi hambur tidak sampai ke film dan meningkatkan kontras gambar adalah :
  1. Filter
  2. Intesifiying screen
  3. Grid
  4. High Speed Film
  5. Kolimator
93.  Yang dimaksud dengan Ratio Grid adalah perbandingan antra :
  1. Tinggi interspace dengan tinggi leads strip
  2. Tinggi interspace dengan jarak anatara lead stripe
  3. Tinggi lead stripe dengan tinggi inter space
  4. Tinggi lead stripe dengan jarak interspace
  5. Semua pernyataan diatas salah
94.  Effek radiografi pada penggunaan Grid disebut :
  1. Heel Efek
  2. Grid Efek
  3. Cut Off efek
  4. Scater Efek
  5. Semua pernyataan diatas benar
95.  OFF Focused adalah kesalahan dalam penggunaan grid focused dimana :
  1. FFD terlalu panjang atau terlalu pendek
  2. CR Tidak tegak lurus terhadap Grid
  3. CP tidak tepat pada center Grig
  4. Pemakaian Grid yang terbalik
  5. FFD tidak sesui dengan petunjuk pemakaian yang tertera pada Grid
96.  Pada pemakaian Grid dengan Grid Ratio yang lebih besar membutuhkan :
  1. kV lebih besar dengan mAS yang lebih kecil
  2. kV lebih Besar dengan mAs yang lebih besar
  3. kV tetap dengan mAS lebih besar
  4. kV tetap dengan mAs yang lebih kecil
  5. kV lebih besar dengan mAs tetap
97.  Apabila struktur obyek pemeriksaan radiografi memiliki kerapatan bahan yang tinggi maka atenuasi sinar-X semakin :
  1. Rendah/kecil
  2. Rata/merata
  3. Menurun tajam
  4. Tinggi/besar
  5. Menuju puncak ketegangan
98.  Perbedaan nilai atenuasi bahan akan mempengaruhi kontars gambar, dan kontars dapat dinilai secara subyektif karena merupakan :
  1. Hasil pengukuran
  2. Hasil perhitungan
  3. Hasil penglihatan mata pengamat
  4. Hasil penilaian gambar yang dihasilkan
  5. Hasil pengukuran dan perhitungan.
99.  Penilaian kontras subyektif diterapkan pada :
  1. Kontras film
  2. Kontras gambar
  3. Kontras subyek
  4. Kontras radiasi
  5. Kontras radiografi 
100.Perbedaan atenuasi bahan mempengaruhi gambaran radiografi pada bahan dengan nilai atenuasi yang besar maka gambaran radiografi akan semakin;
    1. Radiolusen
    2. Radio opaque
    3. Radiosensitip
    4. Radioresponsif
    5. Radiodensitas
101.  Penggunaan Intensifying screen (tabir penguat) yang digunakan pada prosedur radiografi pada dasarnya akan meningkatkan :
  1. Dosis
  2. Waktu eksposure
  3. Latitude
  4. Kontras
  5. Densitas
102.  Obyek yang akan dilakukan pemeriksaan radiografi harus menempel dan sejajar  film hal ini dibuat agar :
  1. Mengurang Distorsi dan magnifikasi
  2. Mengurangi sinar hambur sampai ke film
  3. Meningatkan densitas gambaran
  4. Meningkatkan kontras gambar
  5. Meningkatkan detail gambar 
103.  Pemilihan penggunaan faktor eksposi sangat penting, untuk membuat pemeriksaan radiografi thorax dipilih faktor eksposi sbb :
  1. mA yang besar dengan watu eksposure yang lama
  2. mA yang kecil dengan waktu eksposure yang lama
  3. mA yang besar dengan waktu eksposure yang singkat
  4. mA yang kecil dengan waktu eksposure yang singkat
  5. semua pernyataan diatas salah. 
104.  Penyudutan arah sinar guna pada suatu pemeriksaan kadang diperlukan, hal ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran obyek yang diperiksa letaknya  :
  1. Terhalang oleh organ lain yang geometriknya lebih besar
  2. Diatas organ lain
  3. Dibawah organ lain
  4. Superposisi dengan organ lain
  5. Semua pernyataan diatas salah
105.  Jarak Fokus film sesuatu hal yang penting, keadaan tersebut terutama dilakukan pada teknik Makroradiografi, maksud teknik ini adalah :
  1. Menghitung pembesaran gambar
  2. Pembesaran gambar yang nilainya sudah ditetapkan sebelum dibuat gambar
  3. Pembesaran gambar yang dapat dihitung pada hasil gambar
  4. Pembesaran gambar yang dikehendaki
  5. Semua pernyataan diatas salah
106.  Radiasi sekunder pada pemeriksaan radiografi dihasilkan dari :
  1. Pembangkitan yang berlebih
  2. Penambahan luas kolimasi
  3. Kenaikan nilai kV
  4. Penambahan filter
  5. Penggunaan grid
107.Prosesing Film radiografi dipengaruhi oleh pemilihan faktor eksposi, pernyataan yang benar dibawah ini adalah :
  1. Eksposi yang tinggi ( Over eksposure ) waktu pembangkitan dapat dipercepat.
  2. Eksposi yang rendah ( Under eksposure ) dapat mengurangi densitas gambar
  3. Pada eksposi yang optimal tetapi larutan developer lemah  mengurangi nilai kontars gambar
  4. Eksposi yang rendah waktu atau lamaya pembangkitan  dapat diperpanjang
  5. Eksposi yang optimal waktu pembangkitan adalah 5 menit dengan temperature larutan pembangki 18-20 derajat Celsius.
108.  Manakah dari faktor dibawah ini yang tidak berpengaruh terhadap produk sinar-X :
  1. Sumber elektron
  2. Osiloskop
  3. Energi Bremstrachlung
  4. Elektron kecepatan tinggi
  5. Jenis bahan target
109.  Keuntungan penggunaan tabung anoda putar dibandingkan dengan penggunaan tabung anoda diam adalah :
  1. Cakupan penyinarannya lebih luas
  2. Kapasitas tabungnya lebih besar
  3. Peningkatan kontras
  4. Tube rating chart tinggi
  5. Biaya operasinya lebih murah
110. Manakah dari zat radioaktif di bawah ini yang hanya memancarkan sinar beta :
a.      Cobalt 60
b.      Cesium 137
c.      Radium
d.      Fospor 32
e.      Iodine 131

111. Jika tegangan sebesar 200 V dialiri arus listrik pada tahanan sebesar 4 ohm maka arus listrik yang mengaliri  sebesar :
a.      5 mA
b.      20 mA
c.      20 A
d.      5 A
e.      50 A
11`2. Panjang gelombang pada sinar-X diukur dengan menggunakansatuan :
a.      Centimeter
b.      Milimeter
c.      Angstrom
d.      Roentgen
e.      Sievert

113. Proese hamburan Compton sangat penting dalam penyerapan sinar-X dari :
a.      Energi rendah
b.      Energi tinggi
c.      Energi sinar-X terapi konvensional
d.      Elektron
e.      Netron energi tinggi

114. Intensitas radiasi sebesar 36 R dicatat pada jarak penyinaran sebesar 90 cm. Jika kita ingin   menurunkan intensitasnya menjadi 9 R maka jaraknya adalah sebesar :
a.      180 cm
b.      45 cm
c.      115 cm
d.      22,5 cm
e.      120 cm

115. Pemeriksaan rutin thorax dilakukan dengan kondisi 180 FFD, 10 mAs, 70 kVp. Jika jaraknya diturunkan menjadi 140 cm berapa mAs yang dipakai bila kualitas radiografi yang diinginkan adalah sama :
a.      16 mAs
b.      12 mAs
c.      9 mAs
d.      10 mAs
e.      6 mAs

116. Zat radioaktif Cobalt berguna untuk keperluan pemeriksaan medik di radioterapi. Hal ini disebabkan oleh :
a.      waktu paruhnya singkat
b.      memancarkan energi sinar beta
c.      pemancar sinar gamma yang umurnya panjang
d.      mampu mematikan sel kanker
e.      mudah dikunkung dan dikolimasi

117. Kontras radiografi secara langsung dipengarugi oleh :
a.      mA
b.      mAs
c.      kV
d.      second
e.      intensitas

118. Tingkat efiensi dari grid dalam pemakaian radiografi sangat dipengaruhi oleh :
a.      grid ratio
b.      grid factor
c.      interspacing material
d.      Ippm
e.      Bahan penyerap

119. Faktor utama yang menyebabkan oksidasi dari cairan developer dalam pemeriksaan radiografi adalah :
a.      terpapar oleh udara
b.      suhu larutan yang tinggi
c.      ketidakmurnian campuran air
d.      terpapar oleh cahaya yang tidak difiter
e.      banyaknya volume pemeriksaan

120. Satu pemeriksaan radiografi menggunakan 85 kVp, dan 25 mAs tanpa menggunakan grid. Jika menggunakan grid dengan ratio 8 : 1 berapakah nilai mAs yang diperlukan :
a.      25
b.      100
c.      150
d.      300
e.      200

SOAL ESSAY:
Jelaskan dengan sistematik tentang ( Bila perlu dengan gambar ):
  1. Terbentuknya produksi sinar – x
  2. Perbedaan antara stationary Anoda dengan rotating anoda serta keuntungannya
  3. Mekanisme perubahan sinar-x menjadi cahaya tampak pada saat beriteraksi dengan kontak film screen
  4. Mekanisme terjadinya bayangan laten radiografi pada emulsi film.
  5. Mekanisme terjadinya gambaran tetap pada saat dilakukan prosesing film.
  6. Perbedaan gambaran bila meggunakan focus kecil dan fokus besar
  7. Terjadinya efek Cut Off pada pemakaian Grid
  8. Terbentuknya gambaran pada TV monitor melalui system fluoroscopy
  9. Tindakan proteksi radiasi yang saudara lakukan apabila bekerja dengan pesawat multipurpose termasuk keselamatan untuk penduduk umum.
  10. Tindakan proteksi radiasi yang saudara lakukan apabila bekerja dengan pesawat mobile diruang perawatan termasuk keselamatan untuk orang sekitarnya.